Penyebab Kerusakan Pada Busi Mobil

Penyebab Kerusakan Pada Busi Mobil

Penyebab Kerusakan Pada Busi Mobil

Busi adalah salah satu komponen yang sangatlah penting pada sebuah kendaraan baik itu pada motor ataupun ketika anda sewa mobil jepara, walaupun bentuknya yang sangat kecil seukuran jari namun busi juga tidak bisa dianggap remeh karena memang busi ini sangatlah penting untuk kendaraan anda, jika pada motor hanya ada satu busi saja jadi jika motor anda sulit untuk dijalankan maka ada masalah di businya, namun pada mobil itu sedikit berbeda karena mobil memiliki lebih dari satu busi sehingga kemungkinan mobil masih tetap bisa dinyalakan walaupun salah satu businya ada yang mati, lalu bagaimana caranya untuk mengetahui Penyebab Kerusakan Pada Mobil Ini ???

Penyebab Kerusakan Pada Busi Mobil

Busi yang rusak, dapat dilihat dari beberapa kondisi fisiknya mulai dari warna hingga bentuknya. Berikut ciri-cir busi mobil yang mengalami kerusakan:

  • Warna busi cokelat dan cukup usang seperti halnya saat kita akan Membeli Mobil Bekas kita harus cukup jeli mengecek mesin kendaraan seperti Mobil, Travel, bahkan sewa bus besar jepara Ini menandakan bahwa masa pakai busi hampir habis sehingga harus segera diganti. Jika tidak, busi akan mengalami kerusakan sendiri.
  • Apabila warna busi kemerahan atau kekuningan, hal ini menandakan bahwa adanya panas berlebihan pada mesin. Sobat dapat mengecek pada bagian pendingin mesin mobil seperti radiator atau komponen pendingin lain.
  • Kondisi busi gosong dan terlihat hitam menyerupai kerak. Hal ini biasanya menandakan bahwa telah terjadi kesalahan pada setelan bahan bakar sehingga sobat sebaiknya mengecek aliran bensin serta piranti kelistrikannya.
  • Kondisi busi meleleh. Ini menandakan bahwa elektroda gosong dan kemungkinan disebabkan oleh kompresi bocor sehingga sebagian oli ikut terbakar pada mesin.
  • Adanya kerak dalam jumlah banyak di kepala busi. Kemungkinan setelan bahan bakar jelek sehingga terjadi kebocoran pada sill klep dan membuat sebagian oli masuk ke dalam busi.
  • Busi dalam keadaan basah. Keadaan basah bisa disebabkan adanya sisa pelumas di elektroda dan kepala busi. Sobat dapat memeriksa timing atau ritme pengapian serta memperbaiki bahan bakar yang biasa digunakan, misalnya mengganti dengan pertamax.
  • Biasanya mobil tersendat atau mendadak mati. Apabila ini terjadi, kemungkinan koil sudah panas sehingga yang perlu dilakukan adalah mematikan mobil dan kompres koil memakai kain yang telah diberi sedikit air.

Hanya saja sebagian orang masih binggung dan tidak tahu tanda-tanda berikutnya bisa dilihat dari kondisi fisik busi itu sendiri. Apabila di bagian ujungnya sudah sangat kotor apalagi sampai busi tersebut berkerak itu juga berarti busi sudah sampai pada puncak usia pakainya. Harus diganti, tidak bisa ditawar lagi.

Busi sudah tak layak pakai akan berakibat mesin dalam kendaran seperti Mobil, dan juga sewa travel jepara menjadi kurang stabil. Mesin juga jadi sering mati sendiri, sulit hidup, dan malah mengakibatkan kendaraan tersebut boros karena BBM tidak terbakar dengan sempurna.

Meskipun fungsi busi sangat vital, namun secara umum harga busi tidak terlalu mahal. Harga busi mobil hanya berkisar antara sepuluh hingga dua puluh ribu. Namun harga busi ada yang sampai ratusan ribu rupiah. Jika motor hanya menggunakan satu busi, namun pada mobil dapat menggunakan tiga hingga empat busi.

Berikut ini adalah masalah kerusakan pada Busi Mobil, bahkan juga terjadi dalam sewa bus medium jepara ataupun kendaraan yang lainnya:

  1. Hisapan bahan bakar yang berlebihan Pengaturan karburator atau injeksi yang tidak tepat membuat aliran bahan bakar ke ruang mesin menjadi berlebihan. Akibatnya, busi menjadi lembap dan kotor yang membuatnya cepat mati.
  2. Oli yang masuk ke ruang bakar Hal ini bisa terjadi jika silinder mesin, ring piston, atau setang piston telah mengalami keausan, sehingga oli dapat mengalir masuk ke ruang pembakaran. Akibatnya, pembakaran bahan bakar tidak sempurna sehingga membuat busi menjadi kotor dan lembap.
  3. Korsleting pada jalur pengapian motor Jika jalur pengapian motor mengalami korsleting, maka aliran listrik untuk pengapian menjadi tidak stabil. Akibatnya, mesin mengadat dan tidak bertenaga. Korsleting listrik pada jalur pengapian juga dapat merusak alat pengapian motor seperti koil, kapasitor atau Capacitor Discharge Ignition (CDI), dan busi.

Sekian info dari kami, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *